13 Maret, 2009

Pengkabelan

Pengkabelan
Terdapat beberapa tipe pengkabelan yang biasa digunakan yaitu:
a.Twisted Pair Ethernet
Kabel Twisted Pair ini terbagi menjadi dua jenis yaitu shielded (STP) dan unshielded (UTP).

Shielded adalah jenis kabel yang memiliki selubung pembungkus sedangkan unshielded tidak
mempunyai selubung pembungkus. Untuk koneksinya kabel jenis ini menggunakan konektor
Rj-11 atau RJ-45.
Kerugian dari UTP adalah mampu menerima interferensi frekuensi radio dan elektris.




Gambar Kabel UTP, STP dan konektor rj-45

Standart Pewarnaan Pemasukan Kabel UTP pada RJ-45

Gambar standart pewarnaan kabel
Ø TX, menghimpun data kedalam sebuah Frame dengan field alamat dan deteksi error
Ø RX, membongkar frame dan melaksanakan pengenalan alamat dan deteksi Error

b. Kabel Coaxial
Pengkabelan coaxial mempunyai sebuah konduktor tembaga tunggal pada pusatnya. Lapisan plastik menyediakan isolasi antara pusat konduktor dan jalinan perisai logam perisai logam membantu menghalangi interferensi dari luar (cahaya, fluoresensi, motor, dan komputer lain).

Ada dua jenis kabel coaxial:
a. Thin Ethernet (Thinnet)
Thin Ethernet atau Thinnet memiliki keunggulan dalam hal biaya yang relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe pengkabelan lain, serta pemasangan komponennya lebih mudah. Panjang kabel thin coaxial/RG-58 antara 0.5 – 185 m dan maksimum 30 komputer terhubung.
b. Thick Ethernet (Thicknet)

Dengan thick Ethernet atau thicknet, jumlah komputer yang dapat dihubungkan dalam jaringan akan lebih banyak dan jarak antara komputer dapat diperbesar, tetapi biaya pengadaan pengkabelan ini lebih mahal serta pemasangannya relatif lebih sulit dibandingkan dengan Thinnet. Pada Thicknet digunakan transceiver untuk menghubungkan setiap komputer dengan sistem jaringan dan konektor yang digunakan adalah konektor tipe DIX. Panjang kabel transceiver maksimum 50 m, panjang kabel Thick Ethernet maksimum 500 m dengan maksimum 100 transceiver terhubung.



Gambar Kabel Coaxial dan BNC Connector

Kelemahan
Ø bengkokannya tidak mudah dan installasinya sulit
Ø installasinya sulit
Kelebihan
Ø Tahan interferensi sinyal, jarak kabel kemampuannya lebih tinggi dibandingkan TP

c. Fiber Optic
Jaringan yang menggunakan Fiber Optic (FO) biasanya perusahaan besar, dikarenakan harga dan proses pemasangannya lebih sulit. Namun demikian, jaringan yang menggunakan FO dari segi kehandalan dan kecepatan tidak diragukan. Kecepatan pengiriman data dengan media FO lebih dari 100Mbps dan bebas pengaruh lingkungan.


Gambar Kabel fiber optik
Kelemahan
Ø Sulit untuk installasi dan memodifikasi.
Kelebihan
Ø Kemampuannya untuk mentransmisikan sinyal jarak jangkauannya lebih jauh.
Ø Kecepatannya lebih tinggi
-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TUGAS

PEngganti Nilai Tugas. Dikerjakan dan dikumpulkan dalam bentuk file excel dan dikirim ke email saya desysinta11@gmail.com. terakhir kami...